Artikel
- 17 Juni 2008
Rasionalitas Politik dan PKB - 01 April 2008
OP Minyak Goreng Belum Bisa Turunkan Harga - 01 April 2008
Presiden Minta Fokus Tingkatkan Produksi Beras - 01 April 2008
3.200 Ton Kedelai Bersubsidi Mulai Disalurkan - 21 Pebruari 2008
MEMBANGUN BANGSA ADALAH MEMBANGUN DESA - 21 Pebruari 2008
PENGUATAN KELEMBAGAAN DESA - 21 Pebruari 2008
INVESTASI DI DAERAH TERTINGGAL - 02 Pebruari 2008
PENDEKATAN HOLISTIK PEMBANGUNAN PERBATASAN - 02 Pebruari 2008
KEMISKINAN DI PERBATASAN DAN NASIONALISME - 02 Pebruari 2008
ISLAM, PLURALISME DAN KEPEMIMPINAN
Berita
Kamis, 11 Desember 2008 18:23:02
SBY Akan Revisi Kepres Tentang Pengadaan Barang Dan Jasa
Kategori: Umum (448 kali dibaca)
Dalam masa krisis, pemerintah di daerah diminta untuk cepat dan tepat dalam mengambil keputusan, terutama soal pembangunan. Namun akhir-akhir ini para pemimpin daerah terkesan takut untuk melakukan pembangunan lantaran was-was langkah yang mereka ambil dianggap salah oleh KPK.
Menanggapi hal ini, Presiden SBY kembali menegaskan, dirinya akan melakukan pembicaraan dengan KPK, BPKP, Kejaksaan dan pihak-pihak yang terkait untuk mencari solusi bersama serta menyatukan pemahaman.
"Saya melihat ada suasana yang membikin pejabat takut ambil keputusan. Tetapi kita perlu duduk bersama. Kalau berlebihan, itu bisa memacetkan ekonomi," ujar Presiden SBY saat jumpa pers usai membuka Rakernas Gubernur Seluruh Indonesia di Kantor Depdagri, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (11/12/2008).
Oleh karena itu, SBY akan kembali membahas masalah ini dengan pihak-pihak yang terkait. "Saya akan duduk kembali dengan BPKP, KPK, Kejaksaan untuk bagaimana menyatukan pemahaman. Di saat krisis harus ada kecepatan dan ketepatan bertindak," ujar SBY.
SBY juga berjanji akan merevisi Keppres nomor 80 tahun 2003 tentang pengadaan barang dan jasa.
"Ini penting. Bukan untuk memberi toleransi penyimpangan, tapi jangan sampai ada ketakutan-ketakutan," ujarnya.
Saat memberikan sambutan, SBY juga meminta kepada para gubernur untuk mempermudah para investor membuka usahanya di daerah-daerah. SBY juga meminta agar lapangan kerja di daerah diperluas demi mengatasi banyaknya pengangguran sebagai dampak dari krisis keuangan global yang juga merambat ke Indonesia (Eko)
Menanggapi hal ini, Presiden SBY kembali menegaskan, dirinya akan melakukan pembicaraan dengan KPK, BPKP, Kejaksaan dan pihak-pihak yang terkait untuk mencari solusi bersama serta menyatukan pemahaman.
"Saya melihat ada suasana yang membikin pejabat takut ambil keputusan. Tetapi kita perlu duduk bersama. Kalau berlebihan, itu bisa memacetkan ekonomi," ujar Presiden SBY saat jumpa pers usai membuka Rakernas Gubernur Seluruh Indonesia di Kantor Depdagri, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (11/12/2008).
Oleh karena itu, SBY akan kembali membahas masalah ini dengan pihak-pihak yang terkait. "Saya akan duduk kembali dengan BPKP, KPK, Kejaksaan untuk bagaimana menyatukan pemahaman. Di saat krisis harus ada kecepatan dan ketepatan bertindak," ujar SBY.
SBY juga berjanji akan merevisi Keppres nomor 80 tahun 2003 tentang pengadaan barang dan jasa.
"Ini penting. Bukan untuk memberi toleransi penyimpangan, tapi jangan sampai ada ketakutan-ketakutan," ujarnya.
Saat memberikan sambutan, SBY juga meminta kepada para gubernur untuk mempermudah para investor membuka usahanya di daerah-daerah. SBY juga meminta agar lapangan kerja di daerah diperluas demi mengatasi banyaknya pengangguran sebagai dampak dari krisis keuangan global yang juga merambat ke Indonesia (Eko)
Komentar Terkini (0 komentar)
Belum ada komentar
Agenda
Editorial
- 05 November 2008
Lukman Edy "Bernostalgia masa lalu" Di Kepri - 05 November 2008
LUKMAN EDY ; SPIRIT BARU BAGI KAUM MUDA - 22 September 2008
Laporan Perjalanan Safari Ramadhan 1429H - 03 Maret 2008
Lukman Edy, Jum'at adalah Waktu Untuk Keluarga - 14 Januari 2008
EVALUASI 3 TAHUN DAERAH TERTINGGAL - 07 November 2007
'Keluarga Harapkan Lukman Edy tidak Berubah' - 07 November 2007
Pembangunan Daerah Tertinggal Butuh Payung Regulasi - 05 November 2007
Catatan Dari Safari Ramadhan 1428H - 05 November 2007
Filosofi Karpet Merah - 05 November 2007
Kejar Ketertinggalan dengan Dana Minim
Pemikiran
- 15 September 2008
Lingkungan Hidup - 15 September 2008
Land Reform - 15 September 2008
Stabilitas Moneter - 15 September 2008
Menuntaskan Konsolidasi Demokrasi - 10 September 2008
Integrasi NKRI - 10 September 2008
Otonomi Daerah - 10 September 2008
Pembangunan Pedesaan Dan Pengembangan Wilayah - 10 September 2008
Pengelolaan SDA Yang Bijaksana - 05 September 2008
PENYEDIAAN ENERGI NASIONAL - 05 September 2008
Pemberantasan Korupsi


