- 17 Juni 2008
Rasionalitas Politik dan PKB - 01 April 2008
OP Minyak Goreng Belum Bisa Turunkan Harga - 01 April 2008
Presiden Minta Fokus Tingkatkan Produksi Beras - 01 April 2008
3.200 Ton Kedelai Bersubsidi Mulai Disalurkan - 21 Pebruari 2008
MEMBANGUN BANGSA ADALAH MEMBANGUN DESA - 21 Pebruari 2008
PENGUATAN KELEMBAGAAN DESA - 21 Pebruari 2008
INVESTASI DI DAERAH TERTINGGAL - 02 Pebruari 2008
PENDEKATAN HOLISTIK PEMBANGUNAN PERBATASAN - 02 Pebruari 2008
KEMISKINAN DI PERBATASAN DAN NASIONALISME - 02 Pebruari 2008
ISLAM, PLURALISME DAN KEPEMIMPINAN
Bulan Ramadhan 2008/1429H yang jatuh pada tanggal 1 September 2008, merupakan berkah bagi seluruh umat islam. Dibulan yang penuh rahmat ini pula, jajaran pemerintahan dibawah kepemimpinan presiden, bapak Susilo Bambang Yudhoyono dan wakil presiden, bapak Jusuf Kalla juga akan memanfaatkan momentum bulan penuh berkah ini untuk merajut tali silaturrahmi antara pemerintahan yang dipimpinnya dengan rakyat Indonesia.
sebagian kalangan, karier M Lukman Edy mungkin terlalu cepat melejit. Dia resmi diangkat menjadi Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal (Meneg PDT) menggantikan Saifullah Yusuf pada Mei 2007 lalu, usianya belum genap 37 tahun. Itu membuat dia menjadi menteri termuda di jajaran Kabinet Indonesia Bersatu (KIB). Adakah masalah dengan status termuda itu?
Pembangunan daerah tertinggal tidak hanya meliputi aspek ekonomi, tetapi juga aspek sosial, budaya, dan keamanan (bahkan menyangkut hubungan antara daerah tertinggal dengan daerah maju). Di samping itu kesejahteraan kelompok masyarakat yang hidup di daerah tertinggal memerlukan perhatian dan keberpihakan yang besar dari pemerintah.
Keluarga Muhammad Lukman Edy, calon Menteri Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal, mengharapkan tidak akan berubah dan selalu membawa baik keluarga, jika sudah duduk dalam kabinet di bawah kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Senin (31/7) lalu, di tengah kesibukannya, Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), Lukman Edy menyempatkan diri menerima sejumlah wartawan dari berbagai media nasional. Disparitas juga ikut dalam wawancara tersebut.
Ada perbedaan yang substansial yang mengandung filosofi mendalam antara karpet berwarna merah dengan karpet hijau. Perbedaannya, menurut Lukman Edy, menteri negara Pembangunan Daerah Tertinggal, adalah kalau karpet hijau lebih familiar dan bisa dilalui oleh siapa saja. Tapi tidak demikian halnya dengan karpet merah, yang biasanya untuk menyambut tamu-tamu istimewa atau tamu VIP dan VVIP. Jadi, tidak sembarang orang bisa menginjak karpet merah tersebut.
KEMENTERIAN Negara Percepatan Pembangunan Daerah tertinggal (PPDT) menganggap banyak kendala yang harus diatasi untuk mendukung berbagai macam program yang ada. Salah satu kendala yang dianggap menonjol adalah masih terpencarnya pendanaan di kabupaten/kota yang bukan daerah tertinggal.
- 15 September 2008
Lingkungan Hidup - 15 September 2008
Land Reform - 15 September 2008
Stabilitas Moneter - 15 September 2008
Menuntaskan Konsolidasi Demokrasi - 10 September 2008
Integrasi NKRI - 10 September 2008
Otonomi Daerah - 10 September 2008
Pembangunan Pedesaan Dan Pengembangan Wilayah - 10 September 2008
Pengelolaan SDA Yang Bijaksana - 05 September 2008
PENYEDIAAN ENERGI NASIONAL - 05 September 2008
Pemberantasan Korupsi
